Oleh :
Ageng Ayu Pakerti, Komang
Melina Triyasmini
Dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026,
Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP), Tim
Penggerak PKK, serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Buleleng
melaksanakan kegiatan Aksi Bersih Pantai yang dilaksankan di Pantai Kubujati,
Kelurahan Banyuning, pada 17 April 2026.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Buleleng,
Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, para pimpinan dinas, camat, lurah,
komunitas yang peduli lingkungan, serta masyarakat setempat yang aktif
berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir. Kehadiran beragam
pihak ini menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan sebuah tanggung jawab
bersama yang penting dilaksanakan secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Pada pelaksanaanya, semua peserta tidak hanya
mengumpulkan sampah tetapi juga melakukan pemilahan sampah. Sampah dipilah
menjadi tiga jenis, yaitu sampah organik seperti sisa makanan dan juga sampah
daun, sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kaleng yang masih bisa
didaur ulang, dan juga sampah residu yaitu sampah yang sudah tidak bisa didaur
ulang. Pemilahan ini dilakukan bukan tanpa sebab tetapi sebagai bentuk
penerapan pengelolaan sampah yang lebih terarah.
Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp. OG, didalam
sambutannya menyatakan bahwasanya isu lingkungan, terutama terkait sampah,
adalah masalah yang kompleks. permasalahan ini membutuhkan kesadaran kolektif
serta penanganan yang serius, terpadu, dan berkelanjutan dari semua pihak. Dengan
ini, beliau menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Dharma Wanita Persatuan
Kabupaten Buleleng yang telah bekerjasama dengan TP PKK dan GOW dalam
menyelenggarakan kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Beliau juga menekankan bahwa Aksi Bersih Pantai ini
adalah tindakan nyata dalam menjaga kebersihan serta kelestarian wilayah
pesisir dari polusi sampah, terutama sampah plastik yang merupakan salah satu
ancaman serius bagi ekosistem laut.
Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus
mengatasi masalah sampah dengan pendekatan yang serius dan terintegrasi, serta
mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Momen Hari Kartini menjadi pengingat akan perjuangan R.
A. Kartini yang memperjuangkan emansipasi dan kesetaraan wanita. Semangat
perjuangan tersebut kini terefleksikan dalam berbagai peran aktif perempuan di
masyarakat, termasuk dalam upaya menjaga lingkungan hidup. Wanita saat ini
tidak hanya aktif dalam ranah domestik, tetapi juga menjadi penggerak perubahan
yang memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan dan pelestarian alam.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat
mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di daerah pesisir,
akan terus meningkat. Hal ini tidak hanya berhenti pada acara ini, tetapi
menjadi kebiasaan dan budaya yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.
Upaya kecil yang dilakukan secara kolektif dapat memberikan dampak besar bagi
keberlanjutan lingkungan di masa depan.
Di akhir pernyataannya, Bupati Buleleng mengajak seluruh
warga untuk terus memelihara semangat kebersamaan dan kerja sama dalam
menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan. Ia juga berharap
agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara terus-menerus dan menjadi sumber
inspirasi bagi daerah lainnya.
Mari kita Bersama – sama jadikan kegiatan ini tidak
hanya sebagai peringatan seremonial, tetapi sebagai tindakan nyata yang
berkelanjutan untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area pesisir
pantai, demi masa depan yang lebih baik.
Dengan semangat Kartini serta dukungan semua elemen
masyarakat, mari kita wujudkan Buleleng yang Bersih, Hijau, dan Lestari.