(0362) 3302024
dlh@bulelengkab.go.id
Dinas Lingkungan Hidup

DISKUSI PERMOHONAN PENAMBAHAN WAKTU PEMBUANGAN SAMPAH DI TPA BENGKALA

Admin dlh | 27 Februari 2026 | 461 kali

Kamis, 26 Februari 2026
Menindaklanjuti permohonan penambahan waktu pembuangan sampah dari Desa Kubutambahan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, I Gede Putra Aryana, didampingi Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PKLH), I Putu Indrawan, serta Kepala UPTD Pengelola Sampah TPA, Agus Suma Astawa, melaksanakan diskusi bersama Perbekel Desa Kubutambahan dan BUMDesa Praja Sidhi Yowana Desa Kubutambahan. Kegiatan ini berlangsung di TPA Bengkala, Kecamatan Kubutambahan.
Dalam diskusi tersebut, Perbekel Desa Kubutambahan bersama BUMDesa Praja Sidhi Yowana menyampaikan permohonan penambahan waktu/jadwal pembuangan sampah di TPA Bengkala yang bersifat sementara. Permohonan ini diajukan sebagai langkah solusi jangka pendek, sembari pihak desa terus berupaya mencari lokasi atau tempat pemilahan sampah di wilayah Desa Kubutambahan. Selain itu, disampaikan pula bahwa upaya sosialisasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah berbasis sumber telah dilakukan, mengacu pada Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019, sebagai bentuk komitmen dalam mengurangi timbulan sampah dari sumbernya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng menyampaikan bahwa pada prinsipnya pemerintah daerah mendukung upaya desa dalam meningkatkan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan. Namun demikian, penambahan waktu pembuangan sampah di TPA Bengkala perlu mempertimbangkan kapasitas dan pengelolaan operasional TPA agar tetap berjalan optimal dan tidak menimbulkan permasalahan baru.
Lebih lanjut, Kepala Dinas menekankan pentingnya percepatan pembentukan sistem pengelolaan sampah di tingkat desa, khususnya melalui penyediaan tempat pemilahan dan pengolahan sampah. Penguatan pengelolaan sampah berbasis sumber di masyarakat juga diharapkan terus ditingkatkan, sehingga volume sampah yang dibuang ke TPA dapat ditekan seminimal mungkin