Rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat diterima dan didampingi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) DLH Kabupaten Buleleng, Made Agus Suardana, bersama Penyuluh Lingkungan Hidup, Ketut Budiasa. Kegiatan kunjungan dilaksanakan di Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, dengan tujuan memperoleh informasi, wawasan, serta gambaran secara langsung mengenai penerapan tata kelola pengelolaan sampah berbasis sumber yang telah dikembangkan di Desa Baktiseraga, khususnya melalui TPS3R Baktiseraga Bersih.
Kunjungan kerja diawali dengan penerimaan rombongan di Kantor Desa Baktiseraga oleh Perbekel Desa Baktiseraga, Gusti Putu Armada, bersama jajaran Pemerintah Desa Baktiseraga. Dalam kesempatan tersebut, Perbekel menyampaikan sambutan sekaligus memberikan gambaran umum mengenai kondisi dan karakteristik Desa Baktiseraga, termasuk berbagai potensi serta inovasi yang dikembangkan dalam mendukung tata kelola pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Selanjutnya, Kepala Bidang PSLB3 DLH Kabupaten Buleleng, Made Agus Suardana, menyampaikan sambutan sekaligus memaparkan gambaran umum mengenai kebijakan dan kondisi pengelolaan sampah di Kabupaten Buleleng.
Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa pengelolaan sampah di Kabupaten Buleleng terus diarahkan pada penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber. Pendekatan tersebut menempatkan masyarakat serta desa dan kelurahan sebagai bagian penting dalam upaya pengurangan dan penanganan sampah sejak dari sumbernya.
Made Agus Suardana menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga sangat bergantung pada kesadaran, partisipasi, kedisiplinan, dan konsistensi masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah sejak dari sumber.
Melalui kunjungan studi banding ini, Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat memperoleh gambaran mengenai praktik pengelolaan sampah berbasis sumber yang diterapkan di Desa Baktiseraga. Pertukaran informasi dan pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dalam mendukung pengembangan kebijakan serta pengelolaan sampah berbasis sumber di daerah masing-masing.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan dan peninjauan langsung ke TPS3R Baktiseraga Bersih untuk melihat penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber secara lebih dekat, termasuk proses dan tata kelola yang diterapkan dalam mendukung pengurangan serta penanganan sampah di tingkat desa.