SOSIALISASI PEDOMAN PENYUSUNAN STATUS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH MELALUI ZOOM
Admin dlh | 12 Februari 2026 | 291 kali
Dalam rangka mewujudkan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan serta memperkuat akuntabilitas publik di daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, I Gede Putra Aryana, didampingi Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PKLH) I Putu Indrawan serta Kepala Bidang Tata Lingkungan Made Adiana, mengikuti kegiatan Sosialisasi Pedoman Penyusunan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) yang dilaksanakan secara daring dari Ruang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng pada Rabu, (11/2/2026). Kegiatan ini turut diikuti oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyusunan dokumen SLHD sebagai instrumen utama penyediaan informasi lingkungan hidup yang komprehensif, terukur, dan akuntabel. SLHD tidak hanya berfungsi sebagai laporan kondisi lingkungan hidup di daerah, tetapi juga menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, serta evaluasi kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Jawa, Bapak Eduward. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penyusunan SLHD yang berbasis data valid, terintegrasi, dan selaras dengan arah kebijakan nasional. Disampaikan pula bahwa SLHD harus mampu menggambarkan kondisi faktual lingkungan hidup secara objektif, sekaligus mengidentifikasi tantangan, potensi risiko, serta peluang perbaikan yang dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan yang tepat dan terukur.
Selanjutnya, Kepala Pusat Data dan Informasi, Bapak Kristian, menyampaikan materi teknis yang menjadi substansi utama kegiatan, meliputi Sosialisasi Pedoman Penyusunan SLHD, penerapan metode analisis DPSIR (Driving Force, Pressure, State, Impact, Response) dalam mengidentifikasi isu-isu prioritas, pemanfaatan Aplikasi SIPELITA sebagai sistem pendukung pelaporan dan integrasi data, serta pedoman pengisian Tabel Data Alam sebagai bagian penting dalam penyajian data lingkungan hidup yang sistematis dan terstandar.