(0362) 3302024
dlh@bulelengkab.go.id
Dinas Lingkungan Hidup

DLH BULELENG DUKUNG PROGRAM SEKOLAH PENDAUR UNTUK DORONG EKONOMI SIRKULAR BERBASIS MASYARAKAT

Admin dlh | 27 Oktober 2026 | 8 kali

SINGARAJA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng mendukung pelaksanaan Program Sekolah Pendaur yang diselenggarakan oleh PT Rumah Plastik Mandiri bersama Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia sebagai mitra pendukung, pada Selasa (27/10/2026). Mengusung tema “Mewujudkan Ekonomi Sirkular Berbasis Pemberdayaan Masyarakat untuk Lingkungan Berkelanjutan”, program ini bertujuan mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi ekonomi dari sampah.

Kepala DLH Kabupaten Buleleng, I Gede Putra Aryana, didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3), hadir secara langsung dan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada PT Rumah Plastik Mandiri atas penyelenggaraan program yang berfokus pada pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya mewujudkan ekonomi berkelanjutan.

Program Sekolah Pendaur melibatkan peserta dari unsur desa dan kelurahan di Kabupaten Buleleng. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan dari sejumlah narasumber yang kompeten untuk kemudian diterapkan di lingkungan masing-masing, terutama dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

Kepala DLH Kabupaten Buleleng menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi apabila dilakukan secara tepat. Pengelolaan sampah dari sumbernya diharapkan dapat mengurangi timbulan sampah sekaligus membuka peluang usaha berbasis ekonomi sirkular.

Sementara itu, Direktur PT Rumah Plastik Mandiri, Gede Darmawan, dalam sambutannya mengajak masyarakat mengubah pola pikir dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, masyarakat perlu mulai melihat sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi, bukan semata-mata sebagai beban yang membutuhkan biaya penanganan. Sampah yang dikelola dengan baik berpotensi dikembangkan menjadi peluang bisnis yang memberikan manfaat ekonomi bagi desa dan kelurahan.

Melalui Program Sekolah Pendaur, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber dan mengembangkan potensi ekonomi dari kegiatan daur ulang. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat ini diharapkan dapat memperkuat penerapan ekonomi sirkular serta mendukung terwujudnya lingkungan Kabupaten Buleleng yang bersih dan berkelanjutan.