(0362) 3302024
dlh@bulelengkab.go.id
Dinas Lingkungan Hidup

PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER SEBAGAI SOLUSI BERKELANJUTAN

Admin dlh | 05 Februari 2026 | 440 kali

PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER SEBAGAI SOLUSI BERKELANJUTAN
Oleh.
Gede Ardana, S.H.

Permasalahan sampah masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah di Indonesia. Peningkatan jumlah penduduk dan pola konsumsi yang tinggi menyebabkan volume sampah terus bertambah, sementara kapasitas tempat pembuangan akhir (TPA) semakin terbatas. Salah satu pendekatan yang efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah ini adalah pengelolaan sampah berbasis sumber, yaitu pengelolaan sampah yang dimulai langsung dari tempat sampah dihasilkan.

Pengertian Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Pengelolaan sampah berbasis sumber adalah sistem pengelolaan sampah yang menekankan pada pemilahan dan pengurangan sampah sejak dari sumbernya, seperti rumah tangga, sekolah, perkantoran, pasar, dan kawasan usaha. Sumber sampah bertanggung jawab untuk memisahkan sampah sesuai jenisnya sebelum diangkut atau diolah lebih lanjut. Dalam pengelolaan berbasis sumber, sampah umumnya dipilah menjadi:

Sampah organik: sisa makanan, daun, ranting, dan limbah dapur yang dapat diolah menjadi kompos.

Sampah anorganik: plastik, kertas, logam, dan kaca yang dapat didaur ulang atau dijual kembali.

Sampah residu: sampah yang tidak dapat didaur ulang dan harus dibuang ke TPA.

Sampah B3 rumah tangga: baterai, lampu, obat kadaluarsa, dan bahan berbahaya lainnya yang memerlukan penanganan khusus.

Penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber memberikan berbagai manfaat, antara lain:

Mengurangi volume sampah ke TPA, sehingga memperpanjang umur TPA.

Meningkatkan nilai ekonomi sampah, terutama dari sampah anorganik yang dapat didaur ulang.

Mengurangi pencemaran lingkungan, baik tanah, air, maupun udara.

Mendorong partisipasi dan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Mendukung ekonomi sirkular, di mana sampah dipandang sebagai sumber daya.

Keberhasilan pengelolaan sampah berbasis sumber sangat bergantung pada kerja sama antara masyarakat dan pemerintah. Masyarakat berperan aktif dalam memilah dan mengelola sampah dari rumah, sementara pemerintah berperan dalam:

Menyediakan sarana dan prasarana (tempat sampah terpilah, TPS 3R, bank sampah).

Menyusun regulasi dan kebijakan pendukung.

Melakukan edukasi dan pendampingan berkelanjutan.

Pengelolaan sampah berbasis sumber merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Dengan memulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat, pengurangan sampah dapat dilakukan secara nyata. Jika diterapkan secara konsisten dan didukung oleh semua pihak, sistem ini mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan sampah