Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) merupakan
bagian penting dalam sistem pengelolaan sampah perkotaan. Seluruh sampah yang
tidak dapat dimanfaatkan kembali akan berakhir di TPA. Oleh karena itu,
pemantauan sampah di TPA menjadi langkah strategis untuk memastikan pengelolaan
sampah berjalan sesuai dengan prinsip ramah lingkungan, berkelanjutan, dan
tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan maupun lingkungan sekitar. Pemantauan
sampah di TPA bertujuan untuk:
Mengetahui volume dan jenis sampah yang
masuk setiap hari.
Mengawasi metode pengelolaan dan
penimbunan sampah.
Mengendalikan potensi pencemaran tanah,
air, dan udara.
Mengevaluasi kinerja operasional TPA.
Mendukung perencanaan pengurangan dan
pengolahan sampah di sumbernya.
Pemantauan sampah di TPA meliputi
beberapa aspek penting, antara lain:
Jumlah dan komposisi sampah, seperti
sampah organik, anorganik, dan residu.
Sistem pengelolaan TPA, apakah masih
menggunakan open dumping, controlled landfill, atau sanitary landfill.
Kondisi lingkungan sekitar, termasuk
bau, lindi (air sampah), dan gas metana.
Sarana dan prasarana, seperti alat
berat, saluran drainase, dan kolam pengolahan lindi.
Keselamatan dan kesehatan kerja bagi
petugas TPA.
Pemantauan sampah di TPA dapat dilakukan
melalui:
Pengukuran timbulan sampah harian dan
bulanan.
Pengamatan langsung di lapangan.
Pencatatan dan pelaporan rutin oleh
pengelola TPA.
engambilan sampel lindi dan udara untuk
uji kualitas lingkungan.
Pelibatan masyarakat dan instansi
terkait dalam pengawasan.
Dengan pemantauan yang baik, pengelolaan
TPA dapat memberikan berbagai manfaat, antara lain:
Mengurangi risiko pencemaran lingkungan.
Meningkatkan efisiensi pengelolaan
sampah.
Menjadi dasar pengambilan kebijakan
pengelolaan sampah daerah.
Mendorong penerapan prinsip 3R (Reduce,
Reuse, Recycle).
Mendukung target pengurangan sampah
nasional.
Pemantauan sampah di TPA merupakan upaya
penting untuk memastikan sampah tidak menjadi sumber masalah lingkungan,
melainkan dikelola secara aman dan berkelanjutan. Dengan pemantauan yang rutin
dan terintegrasi, TPA dapat berfungsi secara optimal sebagai bagian dari sistem
pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan berwawasan lingkungan.