Memasuki musim hujan yang sering disertai angin
kencang, potensi terjadinya pohon tumbang di sejumlah wilayah menjadi perhatian
serius. Pohon yang sudah tua, rapuh, atau memiliki akar yang tidak kuat
berisiko tumbang dan dapat membahayakan masyarakat, pengguna jalan, maupun
bangunan di sekitarnya. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas
Lingkungan Hidup melaksanakan peninjauan pohon rawan tumbang dikawasan Tejakula
Buleleng Bali. Kegiatan ini perlu dilakukan secara rutin sebagai langkah
antisipasi untuk mengurangi risiko bencana.
Kegiatan peninjauan biasanya dilakukan dengan
melakukan pengecekan langsung di lapangan. Pohon-pohon yang berada di pinggir
jalan, kawasan pemukiman, fasilitas umum, maupun area sekolah menjadi prioritas
dalam pemeriksaan. Petugas menilai kondisi pohon, seperti tingkat kemiringan
batang, kekuatan akar, kondisi cabang, serta adanya tanda-tanda keropos atau
penyakit pada pohon.
Apabila ditemukan pohon yang berpotensi tumbang,
langkah penanganan segera dilakukan, seperti pemangkasan dahan yang terlalu
rimbun, perapihan cabang yang rapuh, hingga penebangan pohon yang dinilai
sangat berbahaya. Penanganan ini dilakukan secara hati-hati agar tidak
mengganggu keselamatan masyarakat dan tetap menjaga keseimbangan lingkungan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut
berperan aktif dengan melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan pohon
yang terlihat miring, lapuk, atau membahayakan. Kerja sama antara pemerintah
dan masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya kejadian yang tidak
diinginkan akibat pohon tumbang.
Melalui kegiatan peninjauan pohon secara berkala,
diharapkan potensi bahaya dapat diminimalkan sehingga lingkungan tetap aman dan
nyaman, terutama saat musim hujan dan angin kencang. Upaya ini merupakan bagian
dari langkah preventif untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus
mempertahankan keberadaan pohon sebagai unsur penting dalam menjaga
keseimbangan lingkungan.